Posted in Puisi

Rindu Akut 

Kutulis sajak 

Agar jarak semakin tak terlihat

Terdiam dalam gegap gempita dunia 

Termenung dalam bingkai kesendirian 

Sendiri namun tak kesepian

Merindumu yang jauh

Menangis dalam senyum manis

Berharap dalam gelap

Namun tanpa meratap

Hati gelisah juga takut 

Sebab rindu ini telah akut

Hanya suaramu yang mampu redam rindu ini 

Hai penguasa hati 

Cepatlah kembali 

Agar hati tak gelisah lagi

~ B ~ 

Advertisements
Posted in Puisi

Api Kerinduan 

Mengapa harus bermusuhan dengan jarak? 

Bergelut dengan rindu 

Dan hanya mampu melihat senyummu dalam hati

Kutahu cinta ini abadi 

Tapi api kerinduan ini

Tak mampu padam sedikit pun

Ingin ku segera bertemu

Tapi tak diijinkan oleh waktu

Dirimu tak pernah luput dari pikiranku 

Tak pernah hilang dalam keramaian 

Takkan lenyap dalam kesibukan 

Dan untuk malam ini biarkan sang bayu yang menyampaikan rinduku padamu

Wahai pemilik sepotong hatiku 
~ B ~ 

Posted in Puisi

Kunanti Suratmu 

Terlelap dalam buaian senja

Bak terbawa

Alunan melodi indah

Aku lupa

Kita harus kembali bertapa

Ke tempat pertapaan masing-masing 

Demi mencari kitab suci 

Kita harus pergi 

Kembali ke urusan sendiri 

Berjarak bermil-mil 

Tapi bukan berarti 

Cinta kita lari 

Cinta ini tetap disini 

Tertata rapi dalam hati

Jika kau rindu nanti 

Kirimkan surat lewat merpati

Kan kubalas dengan senang hati 

Wahai Kasih 

Semoga semesta senantiasa melindungi 

~ B ~ 

Posted in Uncategorized

Moving on 

Desir pasir melayang

Menyambuk relung hati yang kosong

Angin kencang menerjang

Jiwa yang tak tau arah

Langkah kaki tertatih

Beranjak dari kepiluan 

Ayunan tangan terhempas sendiri

Ingatlah!!!!

Tak ada lagi sosoknya

Tak ada rasa yang tertinggal

Terhapus bersama deburan ombak

Melayang bersama semilir angin

Tinggallah jiwa yang kosong ini

Sendiri

Tertatih

Tak Sekuat karang dilautan lagi

Tapii bukan berarti dia akan mati

Dia hanya butuh waktu

Untuk menghilangkan rasa

Menumbuhkan gairah mencinta lagi

Memantapkan pijakan

Agar tak rapuh dan jatuh ke jurang yang sama lagi

Hingga akhirnya dia menemukan

Sang pemilik rusuk

Sang pemilik hati

Yang benar benar akan konsistennya

Dan tak kan pergi tanpa pamit 

Seperti mati ditelan bumi

@vape28

Posted in Uncategorized

Sang seniman

Tak menuntut pengakuan

Tak menuntut nilai yang pantas untuk sebuah karya

Hanya kepuasan

Hanya untuk mengekspresikan rasa

Untuk menyalurkan angan yang tak sempat dilakukan

Cinta, yah semua dengan cinta

Hingga karya menakjubkan yang kau persembahkan

Untuk sang penikmat keindahan

Yang telah buta akan ketidakjujuran dunia

Yang hanya mampu menilai

Tanpa meresapi makna yang tersirat

Yah kaulah sang seniman

Lahirkan karya terindahmu yang tak lekang oleh waktu

Yang takkan hilang termakan zaman

Yang akan mengajarkan nilai kehidupan 

Nilai untuk selalu bersyukur atas karuniaNya

Vap

Posted in Puisi

Senyum Sakti 

Hai kasih

Aku masih disini

Dibawah peluk matahari

Senyummu terlalu sakti

Untuk dapat meluluhkan hati 

Walau hati pernah menjadi serpih

Kau mampu utuhkan kembali

Kau tahu

Semenjak kau nyatakan itu

Angin membisikkan namamu

Awan menggambarkan wajahmu 

Dan bulan sabit lengkungkan senyummu

Penguasa hatiku  telah kembali

Ke dalam hati sepi

Kau masuk tanpa permisi

Membawa cinta kasih

Akan kukunci hati ini

Agar kau takkan pergi

Sebab hatiku telah kau singgahi

Tetaplah bersamaku sampai nanti
~ B ~ 

Posted in Uncategorized

Merah

Aku malu, aku malu pada cermin karna ulahmu..

Aku malu, malu pada genangan air karna ulahmu..

Aku malu, malu pada pecahan gelas kaca karna ulahmu..

Hanyut sudah rasaku pada imajinasi, menari-nari dalam sanubari..

Merah.. ya merah padam pipi ini dibuaimu..

Semua karna ulahmu, aku melayang-layang tanpa henti dibuatmu..

-Anz