Posted in Puisi

Terpukau 

Entah mulai kapan 

Aku mulai terpukau pada senja

Ia seakan menghipnotisku diam-diam 

Keindahannya mengingatkanku padamu 

Penghias langit sesaat

Namun membuat mata menatap

Seperti dirimu

Pengusik ketenangan hatiku Datang membawa sejuta bunga

Dan kini yang tersisa hanya dusta

Kata bertebaran sia-sia 

Hanya untuk mencari tempat singgah 

Biarlah biarlah biarlah

Hatiku memang lemah 

Mudah percaya kata 

Tanpa lihat aksi nyata

~ B ~ 

Advertisements

Author:

Bukan penulis handal, hanya perangkai kata untuk menyampaikan rasa yang tak mampu terucap. Mahasiswa semester 4.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s